ZONAFAKTA.COM – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bolaang Mongondow terasa istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
Acara syukur ini dihadiri oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, SE, M. Si, bersama Wakil Bupati Dony Lumenta pada Kamis, 27 Februari 2026.
Acara tersebut berlangsung di Kantor PDAM Bolmong yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama sebagai wujud mempererat hubungan antar pemerintah daerah dan keluarga besar PDAM Bolmong.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi menyampaikan apresiasi kepada PDAM yang telah berupaya keras dalam menyediakan layanan air bersih bagi masyarakat Bolaang Mongondow.
Ia menekankan bahwa air bersih adalah kebutuhan pokok masyarakat, sehingga peningkatan kualitas layanan harus selalu dilakukan. Selama empat dekade, PDAM telah menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan demi kepuasan pelanggan di seluruh daerah Bolaang Mongondow.
“Empat puluh tahun bukan waktu yang singkat. Ini adalah bukti komitmen dan konsistensi PDAM dalam melayani masyarakat. Ke depan, tantangan semakin besar, sehingga inovasi dan profesionalisme harus terus diperkuat,” ujar Bupati.
PLT PDAM Bolmong Rudi Mokoagow, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah serta masyarakat. Ia menambahkan bahwa pada perayaan ke-40 tahun ini, PDAM bertekad untuk melakukan berbagai perbaikan, termasuk peningkatan kapasitas produksi, perbaikan infrastruktur distribusi, hingga peningkatan mutu pelayanan kepada pelanggan.
“Momentum HUT ke-40 ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bolaang Mongondow,” ungkapnya.
Setelah prosesi syukuran dan berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan rangkaian ibadah mulai dari Sholat Isya Berjamaah, Sholat Tarawih, Sholat Witir Berjamaah.
Perayaan HUT ke-40 ini diharapkan menjadi titik tolak bagi PDAM Bolaang Mongondow untuk semakin maju, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan air bersih yang prima dan berkelanjutan.(*)












